Selasa, 18 Oktober 2011

Contoh Penelitian Tindakan Sekolah

Judul : UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU
             MELALUI SUPERVISI AKADEMIK
             DI SD/SMP/SMA/SMK.............................................


B A B   I
P E N D A H U L U A N


A.    Latar Belakang Masalah

Peran dan tanggung jawab guru pada masa mendatang akan semakin kompleks, sehingga menuntut guru untuk senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan penyesuaian kemampuan profesionalnya. Guru harus lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses pembelajaran peserta didik. Guru di masa mendatang tidak lagi menjadi satu-satunya orang yang paling well informed terhadap berbagai informasi dan pengetahuan yang sedang tumbuh, berkembang, berinteraksi dengan manusia di jagat raya ini. Di masa depan, guru bukan satu-satunya orang yang lebih pandai di tengah-tengah peserta didiknya. Jika guru tidak memahami mekanisme dan pola penyebaran informasi yang demikian cepat, ia akan terpuruk secara profesional. Kalau hal ini terjadi, ia akan kehilangan kepercayaan, baik dari peserta didik, orang tua, maupun masyarakat. 

Hal tersebut mengisyaratkan bahwa guru yang tidak memiliki kemampuan yang memadai, tidak akan mungkin dapat membawa kemajuan bagi anak didiknya. Pada hal ini lah yang terjadi di SD/SMP/SMA/SMK............................................................................................. Memang kalau kita lihat dari kelayakan mengajar, semua guru adalah layak karena sudah memenuhi standar minimal lulusan, yaitu S1 (strata satu ). Namun masalahnya adalah masih banyak yang memiliki kemampuan pas-pasan atau bahkan rendah. Indikator dari hal tersebut adalah rendahnya mutu hasil pembelajaran. Memang faktor penentu keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh guru saja. Akan tetapi, guru memegang peranan yang sangat dominan, sangat penting, dan sangat menentukan.

Di sisi lain berdasarkan pemantauan penulis, masih banyak guru yang tidak melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik. Kita tahu bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008, tentang Guru Pasal 52 ayat (1) mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan tugas pokok. Akan tetapi kenyataanya tidak semua guru melakukan itu. Guru mengajar tanpa persiapan, perencanaan, dan tindak lanjut. Masih banyak guru yang belum bisa menyusun rencana pembelajaran, memilih metode, media, dan model pembelajaran dengan baik, sehingga dapat kita bayangkan bagaimana hasil pembelajarannya. Sudah barang tentu tujuan pembelajaran yang telah diamanatkan oleh undang-undang tidak akan tercapai.

Disiplin guru pun rendah. Tidak sedikit guru yang datang terlambat dan pulang belum waktunya. Hadirnya di sekolah pun tidak langsung melaksanakan tugas dengan baik. Duduk santai, nonton televisi, ngobrol, dan masih banyak sikap perilaku guru yang tidak menunjukkan profesionalitas.
Jika kondisi ini dibiarkan maka kehancuran mutu pendidikan pasti akan datang. Sebagai usaha untuk menangani kendala itu, penulis mencoba melakukan penelitian dengan judul “ Upaya Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelaksanaan Supervisi Akademis di SD/SMP/SMA/SMK.............................................................................................  ”

B. Identivikasi Masalah
Berdasarkan pengamatan penulis, di SD/SMP/SMA/SMK   ......................................................................   terdapat beberapa kendala dalam peningkatan mutu, antara lain :
  1. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep.
  2. Siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran.
  3. Siswa belum terbiasa untuk bekerja sama dengan temannya dalam belajar.
  4. Guru kurang mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
  5. Hasil  pembelajaran rendah.
  6. KKM tidak tercapai.
  7. Pembelajaran tidak menyenangkan bagi siswa.
  8. Sarana pembelajaran kurang memadai.
  9. Input siswa rendah
  10. Hasil Ujian Nasional / UASBN rendah

C.    Pembatasan Masalah

Dari beberapa masalah yang terdapat didalam latar belakang masalah tersebut, tidak mungkin akan penulis teliti satu persatu. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan penulis dalam hal waktu, tenaga, dan pengetahuan. Oleh karena itu, hanya akan penulis bahas tentang ”masah kompetensi guru yang rendah”.

D.    Perumusan Masalah

Rumusan masalah yang telah penulis tentukan adalah “ Apakah dengan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru?"

E.     Pemecahan Masalah

Kemampuan guru dalam suatu pembelajaran sangat penting. Jika guru tidak mempunyai kemampuan yang cukup, maka pembelajaran tidak akan optimal. Akibatnya hasil pembelajaran pun akan rendah. Untuk meningkatkan kemampuan guru, penulis selaku kepala sekolah merasa perlu untuk memberikan supervisi akademik. Penulis berkeyakinan, apabila supervisi akademik dilakukan dengan baik maka kemampuan guru akan meningkat sehingga hasil pembelajaran pun akan meningkat pula.



F.     Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian tindakan sekolah ini adalah “Meningkatkan kemampuan guru melalui supervisi akademik di SD/SMP/SMA/SMK.............................................................................................”

G.    Manfaat Penelitian
a. Manfaat bagi siswa :
  1. Memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik.
  2. Meningkatkan aktivitas siswa di dalam belajar.
  3. Meningkatkan penguasaan konsep.
  4. Menumbuhkan keberanian mengemukakan pendapat dalam kelompok/ membiasakan bekerja sama dengan teman
b. Manfaat bagi guru:
  1. Memperoleh motivasi baru dalam pembelajaran setelah disupervisi akademik oleh Kepala Sekolah.
  2. Dengan kemampuan yang cukup sehingga mengajar menjadi lebih percaya diri.
c. Manfaat bagi sekolah :
1.      Meningkatkan prestasi sekolah dalam bidang akademis.
2.      Meningkatkan kinerja sekolah melalui peningkatan profesionalisme guru.

BAB  II
KAJIAN PUSTAKA


A.     Pengertian …………..


Pesan untuk sahabat Pembaca:
1.      Naskah lengkap sudah tersedia, jika berminat silahkan SMS ke Bpk. Drs. Sokirin,
     MM.Pd. ke No. Simpati 081282287007 atau Hub. ke No. XL. 087751707981.
2.      Melayani juga bimbingan jarak jauh penyusunan PTS dan PTK untuk Bpk. Ibu
     Kepala  SD/ SMP/ SMA/ SMK sampai selesai.

Sabtu, 20 November 2010

contoh pts

Judul : UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU
             MELALUI SUPERVISI AKADEMIK
             DI SD/SMP/SMA/SMK.............................................


B A B   I
P E N D A H U L U A N


A.    Latar Belakang Masalah

Peran dan tanggung jawab guru pada masa mendatang akan semakin kompleks, sehingga menuntut guru untuk senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan penyesuaian kemampuan profesionalnya. Guru harus lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses pembelajaran peserta didik. Guru di masa mendatang tidak lagi menjadi satu-satunya orang yang paling well informed terhadap berbagai informasi dan pengetahuan yang sedang tumbuh, berkembang, berinteraksi dengan manusia di jagat raya ini. Di masa depan, guru bukan satu-satunya orang yang lebih pandai di tengah-tengah peserta didiknya. Jika guru tidak memahami mekanisme dan pola penyebaran informasi yang demikian cepat, ia akan terpuruk secara profesional. Kalau hal ini terjadi, ia akan kehilangan kepercayaan, baik dari peserta didik, orang tua, maupun masyarakat. 

Hal tersebut mengisyaratkan bahwa guru yang tidak memiliki kemampuan yang memadai, tidak akan mungkin dapat membawa kemajuan bagi anak didiknya. Pada hal ini lah yang terjadi di SD/SMP/SMA/SMK............................................................................................. Memang kalau kita lihat dari kelayakan mengajar, semua guru adalah layak karena sudah memenuhi standar minimal lulusan, yaitu S1 (strata satu ). Namun masalahnya adalah masih banyak yang memiliki kemampuan pas-pasan atau bahkan rendah. Indikator dari hal tersebut adalah rendahnya mutu hasil pembelajaran. Memang faktor penentu keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh guru saja. Akan tetapi, guru memegang peranan yang sangat dominan, sangat penting, dan sangat menentukan.

Di sisi lain berdasarkan pemantauan penulis, masih banyak guru yang tidak melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik. Kita tahu bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008, tentang Guru Pasal 52 ayat (1) mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan tugas pokok. Akan tetapi kenyataanya tidak semua guru melakukan itu. Guru mengajar tanpa persiapan, perencanaan, dan tindak lanjut. Masih banyak guru yang belum bisa menyusun rencana pembelajaran, memilih metode, media, dan model pembelajaran dengan baik, sehingga dapat kita bayangkan bagaimana hasil pembelajarannya. Sudah barang tentu tujuan pembelajaran yang telah diamanatkan oleh undang-undang tidak akan tercapai.

Disiplin guru pun rendah. Tidak sedikit guru yang datang terlambat dan pulang belum waktunya. Hadirnya di sekolah pun tidak langsung melaksanakan tugas dengan baik. Duduk santai, nonton televisi, ngobrol, dan masih banyak sikap perilaku guru yang tidak menunjukkan profesionalitas.
Jika kondisi ini dibiarkan maka kehancuran mutu pendidikan pasti akan datang. Sebagai usaha untuk menangani kendala itu, penulis mencoba melakukan penelitian dengan judul “ Upaya Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelaksanaan Supervisi Akademis di SD/SMP/SMA/SMK.............................................................................................  ”

B. Identivikasi Masalah
Berdasarkan pengamatan penulis, di SD/SMP/SMA/SMK   ......................................................................   terdapat beberapa kendala dalam peningkatan mutu, antara lain :
  1. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep.
  2. Siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran.
  3. Siswa belum terbiasa untuk bekerja sama dengan temannya dalam belajar.
  4. Guru kurang mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
  5. Hasil  pembelajaran rendah.
  6. KKM tidak tercapai.
  7. Pembelajaran tidak menyenangkan bagi siswa.
  8. Sarana pembelajaran kurang memadai.
  9. Input siswa rendah
  10. Hasil Ujian Nasional / UASBN rendah

C.    Pembatasan Masalah

Dari beberapa masalah yang terdapat didalam latar belakang masalah tersebut, tidak mungkin akan penulis teliti satu persatu. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan penulis dalam hal waktu, tenaga, dan pengetahuan. Oleh karena itu, hanya akan penulis bahas tentang ”masah kompetensi guru yang rendah”.

D.    Perumusan Masalah

Rumusan masalah yang telah penulis tentukan adalah “ Apakah dengan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru?"

E.     Pemecahan Masalah

Kemampuan guru dalam suatu pembelajaran sangat penting. Jika guru tidak mempunyai kemampuan yang cukup, maka pembelajaran tidak akan optimal. Akibatnya hasil pembelajaran pun akan rendah. Untuk meningkatkan kemampuan guru, penulis selaku kepala sekolah merasa perlu untuk memberikan supervisi akademik. Penulis berkeyakinan, apabila supervisi akademik dilakukan dengan baik maka kemampuan guru akan meningkat sehingga hasil pembelajaran pun akan meningkat pula.



F.     Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian tindakan sekolah ini adalah “Meningkatkan kemampuan guru melalui supervisi akademik di SD/SMP/SMA/SMK.............................................................................................”

G.    Manfaat Penelitian
a. Manfaat bagi siswa :
  1. Memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik.
  2. Meningkatkan aktivitas siswa di dalam belajar.
  3. Meningkatkan penguasaan konsep.
  4. Menumbuhkan keberanian mengemukakan pendapat dalam kelompok/ membiasakan bekerja sama dengan teman
b. Manfaat bagi guru:
  1. Memperoleh motivasi baru dalam pembelajaran setelah disupervisi akademik oleh Kepala Sekolah.
  2. Dengan kemampuan yang cukup sehingga mengajar menjadi lebih percaya diri.
c. Manfaat bagi sekolah :
1.      Meningkatkan prestasi sekolah dalam bidang akademis.
2.      Meningkatkan kinerja sekolah melalui peningkatan profesionalisme guru.

BAB  II
KAJIAN PUSTAKA


A.     Pengertian …………..


Pesan untuk sahabat Pembaca:
1.      Naskah lengkap sudah tersedia, jika berminat silahkan SMS ke Bpk. Drs. Sokirin,
     MM.Pd. ke No. Simpati 081282287007 atau Hub. ke No. XL. 087751707981.
2.      Melayani juga bimbingan jarak jauh penyusunan PTS dan PTK untuk Bpk. Ibu
     Kepala  SD/ SMP/ SMA/ SMK sampai selesai.

Minggu, 24 Oktober 2010

Contoh Judul Proposal Penelitian Tiandakan Sekolah

UPAYA MENINGKATKAN MUTU HASIL PEMBELAJARAN
 MELALUI SUPERVISI AKADEMIK



A. Latar Belakang Masalah
Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuanya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran (Dares, 1989, Glickman, et al;2007). Supervisi akademik tidak terlepas dari penilaian kinerja guru dalam mengelola pembelajaran.
Sasaran supervise akademik adalah kemampuan-kemampuan guru dalam merencanakan, kegiatan pembelajaran, melaksanakan kegiatan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, memanfaatkan hasil penilaian untuk meningkatkan layanan pembelajaran, menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, memanfaatkan sumber belajar yang tersedia, dan mengembangkan interaksi pembelajaran (strategi, metode, teknik ) ang tepat. Supervisi edukatif juga harus didukung oleh inrtumen yang sesuai.
Guru dituntut untuk mampu menguasai kurikulum, menguasai materi, menguasai metode, dan tidak kalah pentingnya guru juga harus mampu mengelola kelas sedemikian rupa sehingga pembelajaran berlangsung secara aktif, inovatif dan menyenangkan. Namun demikian, menurut pengamatan penulis, guru-guru SMP Negeri ..........................................belum bisa menghasilkan pembelajaran dengan baik. 
Sebagian besar siswa hanya duduk diam tanpa adanya aktifitas kerja sama dalam pembelajaran. Raut wajah siswa pun menunjukkan ekspresi kurang senang, lemas, tidak bersemangat, dan cenderung mengantuk. Ini juga sebagai indikasi bahwa guru dalam pembelajaran kurang dapat menyenangkan siswa. Hasil pembelajaran juga munjukkan nilai yang rendah. Dan bahkan masih banyak siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM.
Di sisi lain, sarana pembelajaran yang tersedia kurang memadai sehingga guru kurang dapat berkreasi. Bedasarkan latar belakang tersebut maka penulis tertarik untuk mengadakan Penelitian Tindakan Kelas dengan judul “ Upaya Meningkatkan Mutu Pembelajaran melalui Supervisi Akademik di SMP Negeri ..........................................Tahun 2011“.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan pengamatan penulis, di SMP Negeri 1 .......................................... terdapat beberapa kendala pada pembelajaran selama ini antara lain :
  1. Guru kurang persiapan.
  2. Guru kurang menguasai bahan ajar.
  3. Guru kurang disiplin dalam kehadiran dan kepulangan.
  4. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep.
  5. Siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran.
  6. Siswa belum terbiasa untuk bekerja sama dengan temannya dalam belajar.
  7. Guru kurang mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
  8. Hasil  pembelajaran rendah.
  9. KKM tidak tercapai.
  10. Pembelajaran tidak menyenangkan bagi siswa.
  11. Sarana pembelajaran kurang memadai.
  12. Input siswa rendah


C. Pembatasan Masalah
            Dari beberapa masalah yang berhasil penulis identifikasi tidak mungkin dapat diteliti secara menyeluruh. Keterbatasan waktu dan pengetahuan penulis membuat  masalah tidak akan semuanya diteliti. Adapun masalah yang akan di carikan penyelesainya hanyalah yang berkaitan dengan peran guru yang lemah yang kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya peran kepala sekolah dalam mensupervisi akademik.

D. Rumusan Masalah
            Dari batasan masalah yang telah kami tentukan dapat  dirumuskan masalah sebagai berikut : “ Sejauhmana supervisi akademik di SMP Negeri ..........................................dapat meningkatkan Mutu Pembelajaran ?”

E. Pemecahan Masalah
Penelitian Tindakan Sekolah ini dilaksanakan dengan mengadakan supervise akademik secara rutin.

F. Tujuan Penelitian
            Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana supervise akademik oleh kepala sekolah SMP Negeri ..........................................dapat meningkatkan Mutu Pembelajaran.

G. Manfaat Penelitian
a. Manfaat bagi siswa :
  1. Memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik.
  2. Meningkatkan aktivitas siswa di dalam belajar.
  3. Meningkatkan penguasaan konsep.
  4. Menumbuhkan keberanian mengemukakan pendapat dalam kelompok/ membiasakan bekerja sama dengan teman
b. Manfaat bagi guru:
 Dengan evaluasi yang telah dilakukan oleh kepala sekolah, maka guru :
  1. Memperoleh alternatif baru yang dapat diterapkan guru dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.
  2. Memperoleh alternatif baru yang dapat diterapkan guru untuk peningkatan mutu pembelajaran.
c. Manfaat bagi sekolah :
  1. Meningkatkan prestasi sekolah dalam bidang akademis.
  2. Meningkatkan kinerja sekolah melalui peningkatan profesionalisme guru.

H. Kajian Teori

Naskah lengkapnya hub. Bpk Sokirin di 081282287007

Kamis, 07 Oktober 2010

Contoh Penelitian Tindakan Sekolah

JUDUL :      UPAYA MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN   MELALUI MGMP MATA  PELAJARAN    DI SMP NEGERI ............................................................
A. Latar Belakang Masalah
Pada umumnya    sekolah  jarang   melakukan   Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ) lokal. Hal ini tentu berpengaruh terhadap keterampilan atau kemampuan para guru. SMP Negeri .........................sebagai sekolah yang terletak di pingiran kota kabupaten juga tidak melakukan MGMP Mata Pelajaran.
Disisi lain guru dituntut untuk mampu menguasai kurikulum, menguasai materi, metode, dan pengelolaan kelas sedemikian rupa sehingga pembelajaran berlangsung secara aktif, inovatif, dan menyenangkan. Namun demikian, menurut pengamatan penulis, sebagian besar guru di SMP Negeri ...............................belum bisa menjelaskan konsep pembelajaran dengan baik.  Siswa hanya duduk diam tanpa adanya aktifitas kerja sama dalam pembelajaran. Raut wajah siswa pun menunjukkan ekspresi kurang senang, lemas, tidak bersemangat, dan cenderung mengantuk. Ini juga sebagai indikasi bahwa guru dalam pembelajaran kurang dapat menyenangkan siswa. Hasil pembelajaran juga munjukkan nilai yang rendah. Dan bahkan sebagian besar siswa mendapatkan nilai di bawah KKM. Guru juga tidak berusaha mengkaitkan materi pelajaran dengan  peristiwa yang berada disekitar sekolah sehingga siswa akan sulit pula memahami materi pelajaran. Sarana pembelajaran yang tersedia pun kurang memadai sehingga guru kurang dapat berkreasi.
Bedasarkan latar belakang tersebut maka penulis tertarik untuk mengadakan Penelitian Tindakan Sekolah dengan judul “ Upaya Meningkatkan Mutu Pembelajaran  melalui MGMP Mata Pelajaran di SMP Negeri .........................................Tahun 2010“.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan pengamatan penulis, di SMP Negeri ...............................terdapat beberapa kendala pada pembelajaran selama ini antara lain :
  1. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep.
  2. Siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran.
  3. Siswa belum terbiasa untuk bekerja sama dengan temannya dalam belajar.
  4. Guru kurang mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
  5. Hasil  pembelajaran rendah.
  6. KKM tidak tercapai.
  7. Pembelajaran tidak menyenangkan bagi siswa.
  8. Sarana pembelajaran kurang memadai.
  9. Input siswa rendah

C. Pembatasan Masalah
            Dari beberapa masalah yang berhasil penulis identifikasi tidak mungkin dapat diteliti secara menyeluruh. Keterbatasan waktu dan pengetahuan penulis membuat  masalah tidak akan semuanya diteliti. Adapun masalah yang akan di carikan penyelesainya hanyalah yang berkaitan dengan peran guru yang lemah yang kemungkinan besar disebabkan oleh tidak adanya MGMP Mata Pelajaran.

D. Rumusan Masalah
            Dari batasan masalah yang telah kami tentukan dapat  dirumuskan masalah sebagai berikut : “ Sejauhmana MGMP Mata Pelajaran  di SMP Negeri ................................. dapat meningkatkan Mutu Pembelajaran ?”
E. Pemecahan Masalah
Penelitian Tindakan Sekolah ini dilaksanakan dengan mengadakan MGMP Mata Pelajaran di tingkat sekolah.
F. Tujuan Penelitian
            Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana MGMP Mata Pelajaran  di SMP Negeri ........................Kabupaten ................... dapat meningkatkan Mutu Pembelajaran.

G. Manfaat Penelitian
a. Manfaat bagi siswa :
  1. Memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik.
  2. Meningkatkan aktivitas siswa di dalam belajar.
  3. Meningkatkan penguasaan konsep.
  4. Menumbuhkan keberanian mengemukakan pendapat dalam kelompok/ membiasakan bekerja sama dengan teman
b. Manfaat bagi guru:
  1. Memperoleh alternatif baru yang dapat diterapkan guru dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.
  2. Memperoleh alternatif baru yang dapat diterapkan guru untuk peningkatan mutu pembelajaran.
c. Manfaat bagi sekolah :
  1. Meningkatkan prestasi sekolah dalam bidang akademis.
  2. Meningkatkan kinerja sekolah melalui peningkatan profesionalisme guru.
H. Kajian Teori

                 Naskah Lengkapnya Hubungi   Bpk. Sokirin, ke : 081 282 287 007